![]() |
Istilah indigo
child (anak indigo) pertama kali dikemukakan oleh Nancy Ann Tappe, seorang
cenayang pada sekitar tahun 1970-an. Nancy Ann mengaku memiliki kemampuan untuk
melihat aura seseorang dan ketika itu ia melihat anak-anak dengan aura indigo
yang belum pernah ada sebelumnya. Singkatnya anak-anak indigo memiliki
karakteristik yang sama. Mereka mempunyai empati yang tinggi dan umumnya
memiliki perilaku yang tidak lazim untuk anak seusianya.
Indigo
child atau anak nila (bahasa Inggris) merupakan konsep zaman baru untuk anak-anak yang memiliki karakteristik berbeda dari anak-anak
seusianya. Indigo adalah sesuatu aura
yang berhubungan dengan indera ke-6 yang
terletak pada cakra mata ke-3 yang
menggambarkan intuisi dan kekuatan batin yang luar biasa tajam kemudian melebihi kemampuan orang kebanyakan. Anak-anak
indigo ini memiliki kepintaran yang diatas rata-rata dari anak seusianya. Mereka
juga memiliki rasa empati yang dalam dan mudah merasa iba serta tampak
bijaksana untuk anak seusianya.
Berikut ini merupakan ciri khas anak
indigo
- Memiliki keinginan yang kuat, berdedikasi dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orang tua
- Bijaksana dan mempunyai tahap kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya;
- Secara emosi, mereka boleh dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan stress;
- Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah;
- Anak indigo sering didiagnosis mengalami ADD ataupun ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus
- Anak indigo sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan;
- Anak indigo belajar secara visual dan kinestetik, mereka boleh mengingat apa yang terekam dalam otaknya dan menciptakannya dengan tangannya sendiri;
- Apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka anak merasa kesulitan dan menjadi self centered. Walaupun hal ini bukanlah sifat sebenarnya;
- Anak indigo mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk perawatannya.
Dalam menangani anak indigo ini yang perlu diperhatikan
adalah bahawa mereka memiliki kesulitan dalam menahan emosinya. Pada beberapa
anak hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif kompulsif atau kepanikan yang
berlebih (panic attack). Penyebab
lain muncul karena mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami cara yang
masih tradisional ataupun kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka
akan memiliki harga diri yang rendah dan
mudah menyerah dalam mengerjakan yang diberikan (pekerjaan sekolah misalnya).
Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi, bahkan
menyakiti diri sendiri yang berlebih yang tidak dapat dijelaskan secara logis
bahkan menakutkan bagi orang tuanya.
Anak indigo
memiliki getaran tenaga yang tinggi dengan pola yang menetap, yang kemudian
ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran tertinggi ini
mencipta perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Kebanyakan
dari mereka berpikir dengan menggunakan otak kanan. Saat stress anak kemudian
mengembangkan pengaturan dalam otak, yang paling bahaya di kalangan pemikiran
logis dan proses berpikir secara rasional, sehingga muncul reaksi emosional
yang berlebih. Ada pula anak yang menunjukkan dengan perilaku marah, kesedihan
atau ketakutan yang mendalam bahkan kecemasan yang berlebih.
Memahami tenaga
asas dan mampu mengamati keadaan tenaga pada saat anak indigo sedang tidak
stabil sangatlah membutuhkan orang tuanya atau terapis, terutama saat bekerja
sama dengan anak ini. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai tenaga dengan
mengajarkan pada mereka cara melindungi diri. Hal lain yang tidak kalah penting
yaitu dengan mengajar anak indigo dan orang tuanya terhadap teknik dalam
menyeimbangkan tenaga dan cara untuk mengurangi tahap stress pada anak,
sehingga anak tidak terpengaruh pada tenaga yang negatif.
Anak indigo yang
lahir di dunia ini juga mempunyai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan
pengkritik suatu rencana yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidak benaran
dan ketidaksamaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan
perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan dengan sistem
yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap sistem pendidikan
yang ada.
Anak indigo juga sering
menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu pemerintahan, tidak patuh
terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya dan sangat peka.
Tidak jarang pula anak menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak mempunyai
perasaan. Terkadang beberapa orang akan mencap anak dengan indikasi gangguan
ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut
kadang-kadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa
anak-anak, bahkan dalam melewati masa remaja (Chapman. 2006).
Berikut analah daftar nama indigo child dan kelebihannya
1. Descka Putri Anastasya
Gadis kecil yang akrab dipanggil Tasya ini memiliki tanggal lahir yang unik, yakni 02-02-2002, atau 2 Februari 2002. Sejak lahir Tasya memiliki sifat yang lain daripada anak seusianya. Pada umur 3 bulan ia sudah memegang sendiri botol susunya, giginya tumbuh menjelang usia 5 bulan, dan pada usia 8 bulan Tasya sudah mulai bicara.
Seringkali Tasya berbicara sendiri seolah-olah memiliki lawan bicara. Kadang lawan bicaranya adalah figur yang menyeramkan. Suatu kali Tasya mengaku bertemu dengan seseorang yang mukanya berlumuran darah, ia seringkali melihat sosok yang tak bisa dilihat orang sekitarnya, misalnya orang bertapa di dekat jalan tol.
Kedua orangtua Tasya menyadari bahwa ia memiliki kelebihan setelah Tasya mengaku melihat kakeknya hadir dalam pesta ulang tahun ibunya, padahal saat itu kakek Tasya sudah meninggal. Selain itu Tasya bisa mengetahui saat neneknya yang tinggal ditempat lain jatuh sakit
Gadis kecil yang akrab dipanggil Tasya ini memiliki tanggal lahir yang unik, yakni 02-02-2002, atau 2 Februari 2002. Sejak lahir Tasya memiliki sifat yang lain daripada anak seusianya. Pada umur 3 bulan ia sudah memegang sendiri botol susunya, giginya tumbuh menjelang usia 5 bulan, dan pada usia 8 bulan Tasya sudah mulai bicara.
Seringkali Tasya berbicara sendiri seolah-olah memiliki lawan bicara. Kadang lawan bicaranya adalah figur yang menyeramkan. Suatu kali Tasya mengaku bertemu dengan seseorang yang mukanya berlumuran darah, ia seringkali melihat sosok yang tak bisa dilihat orang sekitarnya, misalnya orang bertapa di dekat jalan tol.
Kedua orangtua Tasya menyadari bahwa ia memiliki kelebihan setelah Tasya mengaku melihat kakeknya hadir dalam pesta ulang tahun ibunya, padahal saat itu kakek Tasya sudah meninggal. Selain itu Tasya bisa mengetahui saat neneknya yang tinggal ditempat lain jatuh sakit
2. 2. Irvanda Dzulkarahman
(Ipang)
Irvanda alias Ipang dikenal suka berbicara sendiri dengan orang-orang yang tidak tampak. Yang menakutkan, ia selalu minta pintu dan jendela untuk dibuka agar "teman-temannya" bisa masuk. Sebagai anak kecil, Ipang bersikap dan bicara layaknya orang dewasa, seringkali ia menasihati orangtuanya. Dalam hal pergaulan ia mengaku malas berteman dengan anak kecil, Ipang malah lebih suka bersama-sama orang dewasa. Ipang tergolong sangat cerdas, saking cepatnya menerima pelajaran, ia kerap merasa jemu dengan 'pelajaran anak kecil'. Ipang memiliki kemampuan menebak sesuatu dengan keakuratan yang tinggi. Bahkan saat di mall, ia langsung bisa mengenali seorang laki-laki sebagai copet dan mengejarnya.
Irvanda alias Ipang dikenal suka berbicara sendiri dengan orang-orang yang tidak tampak. Yang menakutkan, ia selalu minta pintu dan jendela untuk dibuka agar "teman-temannya" bisa masuk. Sebagai anak kecil, Ipang bersikap dan bicara layaknya orang dewasa, seringkali ia menasihati orangtuanya. Dalam hal pergaulan ia mengaku malas berteman dengan anak kecil, Ipang malah lebih suka bersama-sama orang dewasa. Ipang tergolong sangat cerdas, saking cepatnya menerima pelajaran, ia kerap merasa jemu dengan 'pelajaran anak kecil'. Ipang memiliki kemampuan menebak sesuatu dengan keakuratan yang tinggi. Bahkan saat di mall, ia langsung bisa mengenali seorang laki-laki sebagai copet dan mengejarnya.
3. Ario Handyojati (Jati)
Anak-anak indigo seringkali dikaitkan dengan keyakinan reinkarnasi. Ario Handyojati adalah salah satunya, anak indigo berusia 12 tahun ini mengaki sebelum lahir kembali adalah seorang prajurit perang Cina. Meskipun tak pernah diajari, Jati mampu menulis aksara Cina Kuno. Jati bisa tahu lebih dahulu saat neneknya akan meninggal. Sehari-hari Jati melihat mahkluk halus disekitarnya. Ia mengatakan bahwa kebanyakan dari mereka berwajah menakutkan seperti halnya yang ada di film The Sixth Sense. Jati adalah anak yang cerdas dan memiliki IQ 127.
Anak-anak indigo seringkali dikaitkan dengan keyakinan reinkarnasi. Ario Handyojati adalah salah satunya, anak indigo berusia 12 tahun ini mengaki sebelum lahir kembali adalah seorang prajurit perang Cina. Meskipun tak pernah diajari, Jati mampu menulis aksara Cina Kuno. Jati bisa tahu lebih dahulu saat neneknya akan meninggal. Sehari-hari Jati melihat mahkluk halus disekitarnya. Ia mengatakan bahwa kebanyakan dari mereka berwajah menakutkan seperti halnya yang ada di film The Sixth Sense. Jati adalah anak yang cerdas dan memiliki IQ 127.
4. Vincent Liong
Vincent Liong adalah mahasiswa fakultas psikologi sebuah universitas swasta. Ia mengaku tak suka disebut sebagai anak Indigo. Di acara Kick Andy, mahasiswa cerdas ini menguraikan rumus temuannya yang dinamakan Dekon Kompatologi. Sebuah rumus yang mengurai elemen-elemen tubuh manusia yang kemudian didekonstruksi. Gunanya untuk menyembuhkan penyakit dan membuat kualitas hidup lebih baik. Mengenai Vincent Liong, saya menemukan banyak orang yang kontra dengan dirinya, baik berkenaan dengan teorinya, atau sikap pribadinya, malah ada yang menyatakan bahwa cepat atau lambat Vincent akan masuk RSJ. Dari beberapa milis, disebutkan bahwa beberapa klien Vincent mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan karena berurusan dengan Vincent dan kompatiologinya. Entah benar atau tidak, tapi saya sendiri jujur saja sukar memahami tulisan-tulisan Vincent, bahkan dalam bahasa sehari-hari sekalipun. Sedikit yang saya tangkap, ia cukup vulgar dalam menggunakan kata-kata.
Vincent Liong adalah mahasiswa fakultas psikologi sebuah universitas swasta. Ia mengaku tak suka disebut sebagai anak Indigo. Di acara Kick Andy, mahasiswa cerdas ini menguraikan rumus temuannya yang dinamakan Dekon Kompatologi. Sebuah rumus yang mengurai elemen-elemen tubuh manusia yang kemudian didekonstruksi. Gunanya untuk menyembuhkan penyakit dan membuat kualitas hidup lebih baik. Mengenai Vincent Liong, saya menemukan banyak orang yang kontra dengan dirinya, baik berkenaan dengan teorinya, atau sikap pribadinya, malah ada yang menyatakan bahwa cepat atau lambat Vincent akan masuk RSJ. Dari beberapa milis, disebutkan bahwa beberapa klien Vincent mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan karena berurusan dengan Vincent dan kompatiologinya. Entah benar atau tidak, tapi saya sendiri jujur saja sukar memahami tulisan-tulisan Vincent, bahkan dalam bahasa sehari-hari sekalipun. Sedikit yang saya tangkap, ia cukup vulgar dalam menggunakan kata-kata.
Menjadi
indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus
dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal
yang baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini. (rigo)

Tiada ulasan:
Catat Ulasan