Isnin, 10 Oktober 2011

Indogo child



         Istilah  indigo child (anak indigo) pertama kali dikemukakan oleh Nancy Ann Tappe, seorang cenayang pada sekitar tahun 1970-an. Nancy Ann mengaku memiliki kemampuan untuk melihat aura seseorang dan ketika itu ia melihat anak-anak dengan aura indigo yang belum pernah ada sebelumnya. Singkatnya anak-anak indigo memiliki karakteristik yang sama. Mereka mempunyai empati yang tinggi dan umumnya memiliki perilaku yang tidak lazim untuk anak seusianya.

         Indigo child  atau anak nila (bahasa Inggris)  merupakan  konsep zaman baru  untuk anak-anak yang  memiliki karakteristik berbeda dari anak-anak seusianya.  Indigo adalah sesuatu aura yang berhubungan dengan indera ke-6  yang terletak pada cakra mata ke-3 yang menggambarkan intuisi dan kekuatan batin yang luar biasa tajam kemudian  melebihi kemampuan orang kebanyakan. Anak-anak indigo ini memiliki kepintaran yang diatas rata-rata dari anak seusianya. Mereka juga memiliki rasa empati yang dalam dan mudah merasa iba serta tampak bijaksana untuk anak seusianya.

Berikut ini merupakan ciri khas  anak indigo
  1. Memiliki keinginan yang kuat, berdedikasi dengan melakukan apa yang ada di pikirannya daripada mematuhi kehendak orang tua
  2. Bijaksana dan mempunyai tahap kesadaran dan kebersamaan yang melebihi pengalamannya;
  3. Secara emosi, mereka boleh dengan mudahnya bereaksi sehingga tidak jarang mereka memiliki permasalahan dengan kecemasan, depresi atau bahkan stress;
  4. Kreatif dalam berpikir dengan menggunakan otak kanan namun tetap harus berusaha belajar dengan menggunakan otak kiri terutama pada sistem di sekolah;
  5. Anak indigo sering didiagnosis mengalami ADD ataupun ADHD saat mereka menunjukkan perilaku impulsive (otak mereka memproses informasi lebih cepat) dan mereka harus tetap bergerak agar selalu fokus
  6. Anak indigo sangatlah peka dan dapat melihat, mendengar atau mengetahui sesuatu hal yang tidak dimiliki orang-orang kebanyakan;
  7. Anak indigo belajar secara visual dan kinestetik, mereka boleh mengingat apa yang terekam dalam otaknya dan menciptakannya dengan tangannya sendiri;
  8. Apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka anak merasa kesulitan dan menjadi self centered. Walaupun hal ini bukanlah sifat sebenarnya;
  9. Anak indigo mempunyai potensi dan bakat yang luar biasa, namun dapat hilang begitu saja jika tidak sesuai dengan bentuk perawatannya.
Dalam menangani anak indigo ini yang perlu diperhatikan adalah bahawa mereka memiliki kesulitan dalam menahan emosinya. Pada beberapa anak hal ini disebabkan karena permasalahan kecemasan, kemungkinan perilaku obsesif kompulsif atau kepanikan yang berlebih (panic attack). Penyebab lain muncul karena mereka berusaha keras untuk belajar dan memahami cara yang masih tradisional ataupun kebiasaan rutin. Sehingga tidak jarang bagi mereka akan  memiliki harga diri yang rendah dan mudah menyerah dalam mengerjakan yang diberikan (pekerjaan sekolah misalnya). Terkadang beberapa anak indigo menunjukkan reaksi kemarahan, depresi, bahkan menyakiti diri sendiri yang berlebih yang tidak dapat dijelaskan secara logis bahkan menakutkan bagi orang tuanya.
Anak indigo memiliki getaran tenaga yang tinggi dengan pola yang menetap, yang kemudian ditunjukkan dengan aura warna indigo pada tubuhnya. Getaran tertinggi ini mencipta perbedaan terhadap fungsi tubuh dan otak pada anak indigo. Kebanyakan dari mereka berpikir dengan menggunakan otak kanan. Saat stress anak kemudian mengembangkan pengaturan dalam otak, yang paling bahaya di kalangan pemikiran logis dan proses berpikir secara rasional, sehingga muncul reaksi emosional yang berlebih. Ada pula anak yang menunjukkan dengan perilaku marah, kesedihan atau ketakutan yang mendalam bahkan kecemasan yang berlebih.
Memahami tenaga asas dan mampu mengamati keadaan tenaga pada saat anak indigo sedang tidak stabil sangatlah membutuhkan orang tuanya atau terapis, terutama saat bekerja sama dengan anak ini. Diperlukan adanya pemahaman dasar mengenai tenaga dengan mengajarkan pada mereka cara melindungi diri. Hal lain yang tidak kalah penting yaitu dengan mengajar anak indigo dan orang tuanya terhadap teknik dalam menyeimbangkan tenaga dan cara untuk mengurangi tahap stress pada anak, sehingga anak tidak terpengaruh pada tenaga yang negatif.
Anak indigo yang lahir di dunia ini juga mempunyai misi. Kebanyakan dari mereka merupakan pengkritik suatu rencana yang salah. Mereka bertugas meluruskan ketidak benaran dan ketidaksamaan yang ada di sekelilingnya. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku mereka yang tidak patuh dan kesulitan dalam menjalankan dengan sistem yang ada, misalnya saja penolakan dan sikap kaku terhadap sistem pendidikan yang ada.
Anak indigo juga sering menunjukkan perilaku memberontak terhadap suatu pemerintahan, tidak patuh terhadap aturan atau adat, kesulitan dalam mengelola emosinya dan sangat peka. Tidak jarang pula anak menunjukkan sikap yang sangat dingin dan tidak mempunyai perasaan. Terkadang beberapa orang akan mencap anak dengan indikasi gangguan ADD (attention deficit disorder). Bentuk perilaku tersebut kadang-kadang menyebabkan kesulitan bagi anak-anak ini dalam melewati masa anak-anak, bahkan dalam melewati masa remaja (Chapman. 2006).
Berikut analah daftar nama indigo child dan kelebihannya
1.      Descka Putri Anastasya
Gadis kecil yang akrab dipanggil Tasya ini memiliki tanggal lahir yang unik, yakni 02-02-2002, atau 2 Februari 2002. Sejak lahir Tasya memiliki sifat yang lain daripada anak seusianya. Pada umur 3 bulan ia sudah memegang sendiri botol susunya, giginya tumbuh menjelang usia 5 bulan, dan pada usia 8 bulan Tasya sudah mulai bicara.
Seringkali Tasya berbicara sendiri seolah-olah memiliki lawan bicara. Kadang lawan bicaranya adalah figur yang menyeramkan. Suatu kali Tasya mengaku bertemu dengan seseorang yang mukanya berlumuran darah, ia seringkali melihat sosok yang tak bisa dilihat orang sekitarnya, misalnya orang bertapa di dekat jalan tol.
Kedua orangtua Tasya menyadari bahwa ia memiliki kelebihan setelah Tasya mengaku melihat kakeknya hadir dalam pesta ulang tahun ibunya, padahal saat itu kakek Tasya sudah meninggal. Selain itu Tasya bisa mengetahui saat neneknya yang tinggal ditempat lain jatuh sakit
2.      2. Irvanda Dzulkarahman (Ipang)
Irvanda alias Ipang dikenal suka berbicara sendiri dengan orang-orang yang tidak tampak. Yang menakutkan, ia selalu minta pintu dan jendela untuk dibuka agar "teman-temannya" bisa masuk. Sebagai anak kecil, Ipang bersikap dan bicara layaknya orang dewasa, seringkali ia menasihati orangtuanya. Dalam hal pergaulan ia mengaku malas berteman dengan anak kecil, Ipang malah lebih suka bersama-sama orang dewasa. Ipang tergolong sangat cerdas, saking cepatnya menerima pelajaran, ia kerap merasa jemu dengan 'pelajaran anak kecil'. Ipang memiliki kemampuan menebak sesuatu dengan keakuratan yang tinggi. Bahkan saat di mall, ia langsung bisa mengenali seorang laki-laki sebagai copet dan mengejarnya.

3.       Ario Handyojati (Jati)
Anak-anak indigo seringkali dikaitkan dengan keyakinan reinkarnasi. Ario Handyojati adalah salah satunya, anak indigo berusia 12 tahun ini mengaki sebelum lahir kembali adalah seorang prajurit perang Cina. Meskipun tak pernah diajari, Jati mampu menulis aksara Cina Kuno. Jati bisa tahu lebih dahulu saat neneknya akan meninggal. Sehari-hari Jati melihat mahkluk halus disekitarnya. Ia mengatakan bahwa kebanyakan dari mereka berwajah menakutkan seperti halnya yang ada di film The Sixth Sense. Jati adalah anak yang cerdas dan memiliki IQ 127.

4.       Vincent Liong
Vincent Liong adalah mahasiswa fakultas psikologi sebuah universitas swasta. Ia mengaku tak suka disebut sebagai anak Indigo. Di acara Kick Andy, mahasiswa cerdas ini menguraikan rumus temuannya yang dinamakan Dekon Kompatologi. Sebuah rumus yang mengurai elemen-elemen tubuh manusia yang kemudian didekonstruksi. Gunanya untuk menyembuhkan penyakit dan membuat kualitas hidup lebih baik. Mengenai Vincent Liong, saya menemukan banyak orang yang kontra dengan dirinya, baik berkenaan dengan teorinya, atau sikap pribadinya, malah ada yang menyatakan bahwa cepat atau lambat Vincent akan masuk RSJ. Dari beberapa milis, disebutkan bahwa beberapa klien Vincent mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan karena berurusan dengan Vincent dan kompatiologinya. Entah benar atau tidak, tapi saya sendiri jujur saja sukar memahami tulisan-tulisan Vincent, bahkan dalam bahasa sehari-hari sekalipun. Sedikit yang saya tangkap, ia cukup vulgar dalam menggunakan kata-kata.

Menjadi indigo tidaklah mudah, tapi hal itu merupakan suatu tugas yang harus dijalankan. Anak indigo merupakan salah satu orang yang hadir dan membawa hal yang baru terhadap suatu kemajuan di bumi ini. (rigo)




Tiada ulasan:

Catat Ulasan